Tuesday, September 1, 2009

TAK ADA NABI BARU LAGI SETELAH RASULULLAH

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh

Dari Milist Tetangga, Semoga Bermanfaat




Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh

Herlin Adnan Asy Syaraya

=============================================================

TAK ADA NABI BARU LAGI SETELAH RASULULLAH
-----------------------------------------

1. QS AL AHZAB 40: " Bukanlah Muhammad itu bapak
salah seorang laki-laki di antara kamu tetapi dia adalah Rasulullah dan
penutup Nabi-nabi"

2. Imam Muslim dan yang lainnya meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a.
bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Perumpamaan saya dan para Nabi sebelum saya seperti orang yang
membangun
satu bangunan lalu dia membaguskan dan embuat indah bangunan itu
kecuali
tempat batu yang ada di salah satu sudut. Kemudian orang-orang
mengelilinginya dan mereka ta'juk lalu berkata: 'kenapa kamu tidak
taruh
batu ini.? Nabi menjawab : Sayalah batu itu dan saya penutup Nabi-nabi"

3. Imam Muslim juga meriwayatkan dari Jubair bin Mut'im RA bahwa Nabi
SAW bersabda: "Sesungguhnya saya mempunyai nama-nama, saya Muhammad,
saya
Ahmad, saya Al-Mahi, yang mana Allah menghapuskan kekafiran karena
saya,
saya Al-Hasyir yang mana manusia berkumpul di kaki saya, saya Al-Aqib
yang tidak ada Nabi setelahnya"

4. Abu Daud dan yang lain dalam hadist Thauban Al-Thawil,bersabda Nabi
Muhammad SAW: Akan ada pada umatku 30 pendusta semuanya mengaku nabi,
dan
saya penutup para Nabi dan tidak ada nabi setelahku"

5. Khutbah terakhir Rasulullah ...

" ...Wahai manusia, tidak ada nabi atau rasul yang akan datang
sesudahku dan tidak ada agama baru yang akan lahir.Karena itu, wahai
manusia, berpikirlah dengan baik dan pahamilah kata-kata yang
kusampaikan
kepadamu. Aku tinggalkan dua hal: Al Quran dan Sunnah, contoh-contoh
dariku; dan jika kamu ikuti keduanya kamu tidak akan pernah tersesat
..."

6. Rasulullah SAW menjelaskan: "Suku Israel dipimpim oleh nabi-nabi.
Jika seorang Nabi meninggal dunia,seorang nabilain meneruskannya.
Tetapi
tidak ada nabi yang akan dating sesudahku; hanya para kalifah yang akan
menjadi penerusku Bukhari, Kitab-ul-Manaqib).

7. Rasulullah SAW menegaskan: "Posisiku dalam hubungan dengan
nabi-nabi
yang datang sebelumku dapat dijelaskan dengan contoh berikut: Seorang
laki-laki mendirikan sebuah bangunan dan menghiasinya dengan keindahan
yang agung, tetapi dia menyisakan sebuah lubang di sudut untuk tempat
sebuah batu yang belum dipasang. Orang-orang melihat sekeliling
bangunan tersebut dan mengagumi keindahannya, tetapi bertanya-tanya,
kenapa ada sebuah batu yang hilang dari lubang tersebut? Aku seperti
batu
yang hilang itu dan aku adalah yang terakhir dalam jajaran Nabi-nabi".
(Bukhari, itab-ul-Manaqib).

8. Rasulullah SAW menyatakan: "Allah telah memberkati
aku dengan enam macam kebaikan yang tidak dinikmati Nabi-nabi
terdahulu: -
Aku dikaruniai keahlian berbicara yang efektif dan sempurna. - Aku
diberi kemenangan kare musuh gentar menghadapiku - Harta rampasan
perang
dihalalkan bagiku. - Seluruh bumi telah dijadikan tempatku beribadah
dan
juga telah menjadi alat pensuci bagiku. Dengan kata lain, dalam
agamaku,
melakukan shalat tidak harus di suatu
tempat ibadah tertentu. Shalat dapat dilakukan di manapun di atas
bumi.
Dan jika air tidak tersedia, ummatku diizinkan untuk berwudhu dengan
tanah (Tayammum) dan membersihkan dirinya dengan tanah jika air untuk
mandi langka. – Aku diutus Allah untuk menyampaikan pesan suciNYA bagi
seluruh dunia. – Dan jajaran Kenabian telah mencapai akhirnya padaku
(Riwayat Muslim, Tirmidhi, Ibnu Majah)

9. Rasulullah SAW menegaskan: "Rantai Kerasulan dan Kenabian telah
sampai pada akhirnya. Tidak akan ada lagi rasul dan nabi sesudahku".
(Tirmidhi, Kitab-ur-Rouya, BabZahab-un-Nubuwwa; Musnad Ahmad; Marwiyat-
Anas binMalik).

10. Rasulullah SAW menjelaskan: 'Saya Muhammad, Saya Ahmad, Saya
Pembersih dan kekafiran harus dihapuskan melalui aku; Saya Pengumpul,
Manusia harus berkumpul pada hari kiamat yang datang sesudahku. (Dengan
kata lain, Kiamat adalah satu-satunya yang akan datang sesudahku); dan
saya adalah Yang Terakhir dalam arti tidak ada nabi yang dating
sesudahku". (Bukhari dan Muslim, Kitab-ul-Fada'il, Bab Asmaun-Nabi;
Tirmidhi, Kitab-ul-Adab, Bab Asma-un-Nabi; Muatta',
Kitab-u-Asma-in-Nabi;
Al-Mustadrak Hakim, Kitab-ut-Tarikh, Bab Asma-un-Nabi).

11. Rasulullah SAW menjelaskan: "Allah yang Maha Kuasa tidak mengirim
seorang Nabi pun ke dunia ini yang tidak memperingatkan ummatnya
tentang
kemunculan Dajjal (Anti-Kristus, tetapi Dajjal tidak muncul dalam asa
mereka). Aku yang terakhir dalam jajaran Nabi-Nabi
dan kalian ummat terakhir yang beriman. Tidak diragukan, suatu saat,
Dajjal akan datang dari antara kamu". (Ibnu Majah, Kitabul Fitan, Bab
Dajjal).

12. Abdur Rahman bin Jubair melaporkan: "Saya mendengar Abdullah bin
'Amr
ibn-'As menceritakan bahwa suatu hari Rasulullah SAW keluar dari
rumahnya
dan bergabung dengan mereka. Tindak-tanduknya memberi kesan seolah-olah
beliau akan meninggalkan kita. Beliau berkata: "Aku Muhammad, Nabi
Allah
yang buta huruf", dan mengulangi pernyataan itu tiga kali. Lalu beliau
menegaskan: "Tidak ada lagi Nabi sesudahku". (Musnad Ahmad,
Marwiyat 'Abdullah bin 'Amr ibn-'As).

13. Rasulullah SAW berkata: " Allah tidak akan mengutus Nabi sesudahku,
tetapi hanya Mubashirat". Dikatakan, apa yang dimaksud dengan al-
Mubashirat. Beliau berkata: Visi yang baik atau visi yang suci".
(Musnad
Ahmad, marwiyat Abu Tufail, Nasa'i, Abu Dawud). (Dengan kata lain tidak
ada kemungkinan turunnya wahyu Allah di masa yang akan
datang.Paling tinggi, jika seseorang mendapat inspirasi dari Allah,
dia
akan menerimanya dalam bentuk mimpi yang suci).

14. Rasulullah SAW berkata: "Jika benar seorang Nabi akan datang
sesudahku, orang itu tentunya Umar bin Khattab". Tirmidhi, Kitab-ul-
Manaqib).

15. Rasulullah SAW berkata kepada 'Ali, "Hubunganmu denganku ialah
seperti hubungan Harun dengan Musa. Tetapi tidak ada Nabi yang akan
datang sesudahku". (Bukhari dan Muslim, Kitab Fada'il as-Sahaba).

16. Rasulullah SAW menjelaskan: "Di antara suku Israel sebelum kamu,
benar-benar ada orang-orang yang berkomunikasi dengan Tuhan, meskipun
mereka bukanlah NabiNYA.Jika ada satu orang di antara ummatku yang akan
berkomunikasi dengan Allah, orangnya tidak lain daripada Umar. Bukhari,
Kitab-ul-Manaqib)

17. Rasulullah SAW berkata: "Tidak ada Nabi yang akan dating sesudahku
dan karena itu, tidak akan ada ummat lain pengikut nabi baru apapun".
(Baihaqi, Kitab-ul-Rouya;
Tabrani)

No comments:

Post a Comment